Satu tahun setelah peristiwa di Lubang Hitam. Galaksi telah kembali terang. Tanpa adanya Jaring Kesunyian yang membelenggu atau Selubung yang menyembunyikan, peradaban mulai berkembang dengan caranya sendiri—tanpa campur tangan entitas kuno.
Sang Teknisi di Dunia Lama
Kepin kini tinggal di sebuah stasiun riset kecil di pinggiran Sektor Wonoayu. Ia tidak lagi memegang kendali galaksi; ia kembali menjadi teknisi, memperbaiki mesin-mesin tua yang rusak. Namun, ada satu hal yang tidak bisa ia perbaiki: kehilangan Lyria secara fisik.
Sejak koin itu hancur, Lyria tidak bisa lagi memproyeksikan dirinya sebagai cahaya yang padat. Ia kini hanya "bisikan" di dalam sistem komputer Kepin, sebuah kode yang tersimpan di dalam drive memori portabel yang selalu dibawa Kepin di sakunya.
"Kepin, ada transmisi aneh dari Sektor Dalam," suara Lyria muncul dari speaker kecil di bahu Kepin. "Frekuensinya mirip dengan koin kita, tapi... lebih kasar."
Penemuan yang Mengejutkan
Joran, yang kini menjadi komandan pasukan perdamaian Gilda, mendaratkan kapal Skyward Grace di dermaga Kepin. Ia membawa sebuah kotak logam berat yang tersegel rapat dengan kode militer.
"Kepin, kau harus melihat ini," ujar Joran tanpa basa-basi. Ia membuka kotak itu.
Di dalamnya terdapat serpihan logam yang berdenyut dengan cahaya merah tua. "Tim patroliku menemukannya di bekas reruntuhan Menara Arsitek. Seseorang sedang mencoba membangun kembali koin itu, Kepin. Tapi bukan untuk perlindungan... mereka mencoba menciptakan Void Bringer buatan."
Bayangan di Balik Layar
Kepin menyentuh serpihan itu dengan sensor pemindainya. Wajahnya memucat. "Ini bukan buatan manusia, Joran. Ini adalah sisa-sisa dari The Swarm yang beradaptasi. Ternyata tidak semua dari mereka tersedot ke lubang hitam. Beberapa dari mereka berhasil 'menginfeksi' teknologi kita."
Tiba-tiba, lampu di stasiun riset itu berkedip merah. Layar-layar monitor menampilkan simbol lingkaran yang terbelah dua.
"Terima kasih telah membukakan jalannya, Pembawa Kunci," sebuah suara mekanis bergema. "Kalian membuang kuncinya, jadi kami memutuskan untuk mendobrak pintunya."
Musuh baru telah muncul: "The Echoes" — sisa-sisa energi The Swarm yang kini menyatu dengan teknologi Gilda. Kepin, Joran, dan Lyria harus memulai perjalanan baru untuk menemukan 'Cermin Kunci' yang legendaris sebelum galaksi dikuasai oleh mesin-mesin tanpa jiwa.