Udara di dalam ruang singgasana menjadi padat oleh listrik statis. Joran masih terpaku di ambang pintu, matanya menatap Kepin yang kini dikelilingi oleh aliran kode emas dan hitam yang berputar seperti badai.
"Kepin! Ini bunuh diri!" raung Joran.
"Ini bukan bunuh diri, Joran! Ini pemulihan!" Kepin menjawab, suaranya kini terdengar ganda—suaranya sendiri dan gema suara Lyria yang bersatu. "Pergi sekarang! Jika kau tidak selamat, tidak akan ada yang bisa menceritakan kebenaran tentang tempat ini!"
Pertarungan di Alam Saraf
Di dalam kesadaran Kepin, ia tidak lagi berada di stasiun. Ia berdiri di sebuah padang cahaya tak berujung. Di depannya, Sang Dirigen tampak seperti bayangan raksasa yang mulai memudar, sementara di sampingnya, proyeksi cahaya Lyria memegang tangannya.
"Bersama, Kepin," bisik Lyria. "Kita ubah frekuensi pemusnahan ini menjadi denyut pemulihan."
Mereka berdua mendorong koin itu secara mental menembus pertahanan terakhir protokol nol. Di dunia nyata, stasiun cincin yang tadinya bergetar karena ledakan fusi, tiba-tiba memancarkan cahaya emas yang lembut dari setiap sudutnya. Penghitungan mundur berhenti di angka 00:03.
Keajaiban Ruang Kosong
Joran melihat pemandangan yang mustahil. Stasiun itu tidak meledak. Sebaliknya, ia mulai melepaskan gelombang energi emas yang menyebar ke seluruh Ruang Kosong. Setiap puing peradaban kuno yang terkena gelombang ini mulai berpendar, seolah terbangun dari tidur jutaan tahun.
"Joran, pergi!" Kepin berteriak terakhir kalinya melalui interkom. "Aku akan menggunakan sisa energi stasiun untuk melontarkan Skyward Grace keluar dari sektor ini! Aku aman selama Lyria ada di sini!"
Dengan satu ledakan energi kinetik yang terkontrol, Skyward Grace terlempar dari hanggar, melesat menembus nebula perak dengan kecepatan yang melampaui mesin Aether mana pun. Joran hanya bisa melihat dari layar belakang saat stasiun cincin itu perlahan menghilang, bukan karena hancur, tetapi karena ia berpindah fase ke dimensi yang tidak bisa dijangkau oleh radar biasa.
Penjaga Baru
Di jantung stasiun yang kini sunyi dan bercahaya, Kepin terduduk di bawah singgasana. Ia masih hidup. Koin di lubang kunci itu telah menyatu dengan mesin, dan Sang Dirigen telah lenyap, esensinya terlarut dalam harmoni yang baru.
Kepin menoleh ke samping. Di sana, proyeksi hologram Lyria duduk bersandar padanya. Lyria tidak lagi terikat di planet bawah; melalui stasiun pusat, ia kini bisa berada di mana saja dalam jaringan Jaring Kesunyian.
"Jadi... kita sekarang adalah hantu di dalam mesin?" tanya Kepin lemas namun tersenyum.
"Bukan hantu," sahut Lyria sambil menatap jutaan bintang yang kini tampak lebih terang di layar stasiun. "Kita adalah konduktornya. Dan kita punya banyak sekali pekerjaan untuk memperbaiki galaksi ini."
Di luar sana, Joran kembali ke wilayah Gilda sebagai satu-satunya saksi hidup, membawa pesan bahwa kegelapan telah berlalu. Namun di Ruang Kosong, Kepin dan Lyria mulai memainkan simfoni baru yang akan menjaga kehidupan selamanya.