Penulis: M. abie Yazid

Peta yang Memilih Pemiliknya


Arka tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah hanya karena membersihkan loteng rumah kakeknya. Loteng itu penuh debu, dipenuhi barang-barang lama yang sudah hampir terlupakan. Saat membuka sebuah peti kayu tua, ia menemukan gulungan peta yang terlihat sangat kuno.

Ketika dibuka, peta itu memancarkan cahaya redup. Anehnya, garis-garis di peta itu bergerak seperti hidup. Saat Arka memanggil Nara untuk melihatnya, sahabatnya itu justru kebingungan.

Apa sih yang kamu lihat?” tanya Nara.

Arka terdiam. Di mata Nara, peta itu hanya terlihat seperti kertas kosong.

Di sudut peta, tiba-tiba muncul tulisan perlahan: “Hanya yang terpilih yang bisa menemukan bintang terakhir.

Jantung Arka berdegup kencang. Ia merasa seolah peta itu “memilihnya.”

Malam itu, Arka menceritakan semuanya pada Nara. Meski awalnya ragu, Nara akhirnya setuju ikut. Namun, saat Arka tidak melihat, wajah Nara berubah serius. Ia menatap peta itu lama… seolah menyadari sesuatu yang tidak diketahui Arka.