Lilik Sulistyowati
Plt Kepala SMPN 1 Wonoayu
Belajar membatik di museum mpu tantular
Duduk cantik sambil memainkan jari
Jagalah hati dan janganlah kasar
Santun berperilaku kuatkan jati diri
Naik perahu ke pulau seberang
Melihat derai ombak di malam hari
Ilmu bagai cahaya terang benderang
Sinari jalan sepanjang hari
Hujan reda terbitlah pelangi
Berwarna warni indah menawan
Guru bagai pelita hati
Berikan cahaya dalam meraih masa depan
Ke sidoarjo lihat monumen jayandaru
Membawa bunga melati indah rupawan
Jangan sombong jika berilmu
Rendah hati tanda keimanan
Makan lontong kupang dipinggir pantai
Minum es kelapa muda pelepas dahaga
Menjalani hidup jangan bersantai
Kerja keraslah demi menggapai bahagia
Siti Fatimah, S.Pd.
Harum wangi aroma gaharu
Tapi sayang susah didapat
Selalu semangat teman guru
Tuk wujudkan generasi hebat
Kayu gaharu mahal harganya
Tetap dibeli karena suka
Guru hebat teman - teman saya
Terus semangat didik anak - anak bangsa
Berbelanja ke pasar larangan
Beli seikat buah rambutan
Pandailah kita menjaga lisan
Karena kita insan Pendidikan
Suka pergi ke pasar larangan
Meski tidak seramai dulu
Wahai rekan insan pendidikan
Jangan bosan menimba ilmu
(Agung dedi Purnomo)
Telur puyuh enak di makan.
Makannya bersama teman-teman.
Satu musuh kebanyakan.
Seratus kawan kekurangan.
Guru PJOK sehat dan kuat.
Sering lari dan lompat lompat.
Nanti merugi di akhirat.
Bersedekah Tidak Harus Pake Uang.
Boleh Juga Pake Senyum Mengembang.
Kematian Pasti Datang.
Sudah Siapkah Kamu Untuk Pulang..
(Paijan, S.Pd.)
Kerudung Kraksaan berasa batik
Melayang lurus ke pantai bentar
Kadung kerasan kepala cantik
Sayang harus tinggal sebentar
Dari mana roda melaju
Dari bantun sais kereta
Gempita hajat SMP Wonoayu
Tulis pantun puisi dan cerita
(Alfi Istianingrum Rasyidah, S.Pd.)
Ke sekolah membawa kopi,
Bawanya kopi kapal api,
Kalau ada siswa berprestasi,
Tidak lupa diberi apresiasi
Kesafari melihat kelinci,
Makannya bersama dewi,
Hai anak-anak yang baik hati,
Mulai hari ini dengan semangat pagi
(Khoirul Anafi)
Indah sekali si burung kenari,
Bulunya cantik berwarna kuning.
Sadar gembira temukan arti,
Kita sambut pembelajaran deep learning.
Jalan-jalan ke taman pelangi,
Lihat bunga indah warnanya.
pembelajaran mendalam senang sekali,
Bukan menghafal tapi paham maknanya.
Pakai baju batik di hari Kamis,
Biar kelihatan kompak dan rapi.
Murid diajarkan jangan plagiat saat menulis,
RPP kita sendiri hasil unduh dari AI.
musim pancaroba harus jaga kesehatan,
biar badan tidak gampang sakit
katanya tpg sudah cair tiga bulan,
Di Info GTK tulisannya masih "Belum Valid".
(Mochamad Zainun Aslik, S.Si., M,Pd.)
Semangatku bercerita penuh suka,
Muridku rajin cipta karya
Kreativitas mading dibikin ceria,
Asa murid penuh ide mulia
Bimbingan dicurahkan tanpa henti,
Untuk SPENIWA hebat pasti
Apresiasi karya tak perlu ragu,
Guru bangga muridku maju
Sri Mujayani
Guru IPS
BERILMU ITU SANGAT PENTING, MENUNTUT ILMU TIADA HENTI. BELAJARLAH DARI SETIAP KENYANGAN, AGAR JADI PANUTAN BANGSA NANTI.
BAIK PERILAKU MENJADI CITA, JAGA TUTUR KATA DAN SIKAP. ILMU DAN ADAB HARUS SERASI,
MENUJU MASA DEPAN YANG KREATIF.
BACA BUKU CARI PENGETAHUAN,
ILMU PENGETAHUAN TAKKAN PERNAH HILANG. RANGKAILAH IMPIAN DENGAN PEMIKIRAN, MENUJU CITA-CITA YANG GEMILANG.
BULAN BAHASA DATANG , AYO KITA BERKARYA, MENULIS PUISI INDAH, MENGEKPRESIKAN RASA. KATA-KATA BERSATU, DALAM KALIMAT YANG JELAS,
DENGAN BAHASA YANG BAIK, KITA CAPAI CITA-CITA CERDAS.
MENGHORMATI GURU ADALAH WAJIB, MEREKA PANUTAN SEPANJANG ZAMAN. BELAJAR DENGAN SUNGGUH DAN TERTIB,
MENJADI GENERASI YANG BERKUALITAS KEDAPAN.
Indah Iftitah, S.Pd.
Jalan-jalan ke Kota Kediri,
Singgah sebentar membeli buku.
Ikhlas mengabdi setiap hari,
Mencerdaskan generasi cerdas dan bermutu.
Minum kopi hangat di pagi buta,
Menemani tugas yang tak terhenti.
Guru keren penuh cinta,
Membentuk generasi penuh prestasi.
Ke pasar beli buah naga,
Jangan lupa beli pepaya.
Menuntut ilmu tak kenal usia,
Selama hidup tetap berdaya.
Pergi ke pasar membeli selasih,
Jangan lupa beli pepaya.
Kerja keras dengan hati yang bersih,
Rezeki berkah datang berjaya.
Pantun_Eni Masfiyah, S.Pd.
Pergi mengajar di SMP Negeri Satu Wonoayu
Singgah di jalan membeli semangka
Kejar ilmu di masa mudamu
Bekal hidup di hari tua.
Beli tomat ke pasar batu
Tidak lupa mampir berenang
Jagalah hati janganlah membeku
Agar hidup selalu disayang
Satu dua tiga dan empat
Lima enam tujuh delapan
Jika kamu rajin dan bersemangat
Bahagia dan selamat di masa depan
(Choirun Niswatin, S.Pd.)
Kalau hendak memasak gulai,
Masaklah lemak banyakkan bumbu.
Kalau hendak menjadi pandai,
Banyak banyakalah membaca buku.
Memancing ikan dengan umpan
Umpan dikait seekor udang
Gapai mimpi demi masa depan
Insyaallah sukses dimasa dating
(Sulismiarsih, M.Pd.)
Burung bangau, di tengah sawah
Mematuk percil, si anak katak.
Bila bapak ibu, terasa payah
Ayok tertawa, berbahak-bahak.
Percil ditelan, bangau pun kenyang
Beranjak terbang, menuju sarang.
Betapa sayang, seribu sayang
Bila hidup, tak mau sembahyang.
(Yestian Anggarsasih WD, S.Pd.)
Mencari rotan di dalam hutan,
Rotan diikat untuk dianyam,
Keputusan bersama harus diutamakan,
Bukan kepentingan pribadi yang selalu digenggam
Melihat rusa sedang berjalan,
Melompat cepat di padang rumput,
Hargai perbedaan dalam pergaulan,
Agar persatuan tetap terajut.
(Izminuri Alvidayati)
Pergi tamasya ke pulau bali,
Pakai baju merah cantik sekali.
Giatlah belajar agar pandai,
Supaya cita-cita mudah dicapai.
Pergi bertaman membawa gunting,
Beli jeruk bali besar sekali.
Janganlah lupa berjuang,
Untuk selalu mengapai mimpi.
Naik perahu bersama kamu,
Aduh senangnya hati ini.
Bacalah banyak buku selalu,
Belajarlah tak boleh berhenti.
Minum jus tomat di depan rumah,
Sambil makan bakso di kasih kecap.
Janganlah mudah mengeluh,
Semangat berjuang jangan sampai redup.
PANTUN NASEHAT
Oleh Siti Aisah
Bunga melati tumbuh di taman,
Burung kenari terbang melayang.
Ayo kenang jasa pahlawan,
Yang telah gugur di medan perang.
Sungguh gagah pemuda kota,
Pandai berilmu dan budi pekerti.
Semangat mereka di dalam dada,
Kita warisi sampai nanti.
(Ragil Prianto, S.AP)
Jalan jalan ke Surabaya
Jangan lupa beli lumpia
Kalau saya ada salah kata
Mohon dimaafkan ya
Pergi ke kota balikpapan
Naik pesawat terbang
Boleh kah abang berkenalan
Dengan adik tersayang
Matahari terbit dari timur
Tenggelam di barat
Wahai nona cantik apa kabar
Dari abang yang selalu rindu berat
Toyota merk dari jepang
Bmw merk dari jerman
Ada kah waktu luang
Biar kita bisa jalan jalan
Minum air putih
Minumnya sambil duduk
Lihatlah abang yang istiqomah
Menunggu kepastian dari adik
Ummi Syafaah, S.Pd.
Di tepi kali saya menyinggah
Menghilang penat menahan jerat
Orang tua jangan disanggah
Agar selamat dunia akhirat
Hati-hati menyeberang
Jangan sampai titian patah
Hati-hati di rantau orang
Jangan sampai berbuat salah
Jalan-jalan ke kota Blitar
jangan lupa beli sukun
Jika kamu ingin pintar
belajarlah dengan tekun
Tumbuh merata pohon tebu
Pergi ke pasar membeli daging
Banyak harta miskin ilmu
Bagai rumah tidak berdinding
Pantun Jenaka
Geliat Tawa Anak Kelasku
(Muhammad Syafi’uddin)
Beli paku di atas kayu,
Kayu dibelah jadi delapan.
Sungguh pusing lihat anak kelasku,
Disuruh baca, malah Hp-an.
Beli jamu di kecamatan Waru,
Rasanya pahit membuat kuyu.
Lomba pantun kok baca teks melulu,
Itu membaca, bukan pantun, Cah ayu!
Makan bakwan dicampur lada,
Minumnya es campur kelapa.
Di Wonoayu ada Bulan Bahasa,
Mau nulis puisi, bingung kata-katanya.
Juarliyah, S.Pd
Buah nangka buah geritu
Buah dondong sulit dibelah
Mari kita Bersatu
Jangan berpecah belah
Jalan jalan ke perpustakaan
Bawa buku dan pena
Mari kita cari ilmu
Di perpustakaan sumber ilmu
Kusnuddin Jurri
Jalan jalan ke kota kediri
Lewat depan toko bakpia
Mari kita jalin silaturrahmi
Semoga Hidup Selalu Bahagia
Syamsudian
Di siang hari Aku berjalan dibawa terik matahari,
Aku bertemu kawan kemudian di beri weci.
Wahai sahabat yang budiman marilah menuntut ilmu sampai mati,
Karena menuntut ilmu adala kewajiban bagi diri.
Hati sesak mungkin kurang iman,
Jika ada waktu mainlah ke taman.
Hai Kawan mulailah mendekatkan diri pada tuhan,
Agar hidup lebih damai dan nyaman.