Sabtu 12 Desember 2014, Kael harus menerima kenyataan pahit yang terjadi padanya. Orangtua Kael bercerai karena papanya berselingkuh dengan sekretaris di tempat kerjanya. Mama nya yang sudah tidak kuat dengan kelakuan papanya, akhirnya memutus kan bercerai dengan Ferdi Aldebaran papanya. Ferdi dengan senang hati menerima surat cerai dari Kirana Arsyakilla, mama Kael. Hati kael serasa di tusuk oleh belati.
Pukul 07.15 Kael turun ke bawah dengan mata sembab bekas air mata. Kael merupakan anak tunggal dari Ferdi dab Kirana. Kirana sudah memakai jas coklat dengab rok jeans warna hitam. Ferdi memakai kemeja berwarna biru dongker, dan celana jeans berwarna biru muda. Sedangkan Kael hanya menggunakan kaos hitam, dan celana berwarna putih yang ia kenakan tidur tadi.
Tadi malam sebelum aku masuk ke kamar, mama dan papaku memanggil ku untuk berbicara. Kael duduk di tengah sofa sambil menatap wajah kedua otangtuanya itu. Sebenarnya Kael sudah menduga akan terjadi perpisahan antara kedua orang tuanya. Kael benar-benar membenci orang tuanya. Ferdi dan Kirana yang sedari tadi diam pada akhirnya berbicara juga.
"El, papa mau menikah lagi dengan tante Raya. Kalo kamu mau ikut papa ayo, tante Raya punya dua anak perempuan." Ferdi berkata kepada anaknya itu.
Kael masih diam dan tidak ingin menatap wajah Ferdi sedikitpun.
"Kael, mama mau tinggal dan menikah dengan om Gilang." Kirana pun akhirnya membuka suara.
Deg...
Hati kael benar benar hancur. Ia pikir hanya papanya saja yang meninggalkan Kael, ternyata mamanya akan meninggalkannya juga. Kael menatap wajah mamanya dengan raut penuh kebencian. Kael pun berdiri dan berjalan menuju ke kamar. Ketika Kael sampa di atas, Kael berbicara kepada orangtuanya.
" Aku tidak akan tinggal bersama kalian berdua! Aku akan tingga bersama nenek saja!" Kael menangis tersedu-sedu saat mengatakan itu. Kael menutup pintu kamarnya dengan keras.
Kael berpikir jika papanya meninggalkannya tidak apa-apa. Tapi mengapa mamanya juga akan meninggalkan Kael sendirian. Mama Kael malah memutuskan menikah dengan om Gilang, teman kuliahnya dulu. Kirana adalah tempat curhat dan tempat berlindung Kael disaat Kael merasa sedih atau capek. Kirana adalah seorang mama yang baik bagi Kael. Tapi hari ini, Kael memutuskan agar tidak akan bertemu dengan Ferdi dan Kirana.
Kael pergi ke pengadilan menggunakan sepeda ninjanya. Sedangkan mamanya menggunakan taxi. Ferdi pergi menggunakan mobil BMW nya. Kael sudah memarkirkan motor ninjanya dan turun. Ia benar benar kesal. Di ruang pengadilan Kael hanya terdiam dan mencoba tidak ingin mendengarkan apa yang terjadi hari itu juga.
Dua jam berlalu, Kael bersama orangtuanya keluar. Kael berbicara sesuatu kepada Kirana dan Ferdi.
"Untuk hari ini dan seterusnya, aku gamau lihat mama sama papa! aku gamau kita ketemu lagi! aku akan tinggal bersama nenek! Terimakasih telah mendidikku hingga saat ini. Selamat tinggal untuk selamanya ma, pa." Kael mengucapkannya sambil menahan air mata yang akan jatuh.