Penulis: Azka bari prasetya

ditemukan desa wonoayu


ASAL USUL WONOAYU

Alkisah, pada masa runtuhnya era Kerajaan Majapahit dan dimulainya

pengaruh kerajaan Islam di tanah Jawa, wilayah yang kini dikenal sebagai

Sidoarjo sebagian besarnya masih berupa hutan belantara yang sangat lebat

dan belum terjamah manusia. Hutan-hutan ini dikenal angker, penuh dengan

hewan buas, serta dialiri sungai-sungai besar dari pecahan aliran Sungai

Brantas.

Di tengah hamparan bumi Jenggala tersebut, ada satu kawasan hutan yang

sangat menarik perhatian para pengembara dan sesepuh pembuka lahan

(babat alas). Berbeda dengan hutan lain yang terkesan gelap dan mengerikan,

hutan yang satu ini justru memancarkan aura yang meneduhkan.ASAL USUL WONOAYU

Melihat potensi tanahnya yang sangat subur, mengalir mata air yang jernih, dan

hawanya yang sangat nyaman, para sesepuh dan pengembara sepakat untuk

mulai menebang sebagian pohon untuk dijadikan area permukiman dan lahan

pertanian.

Saat proses babat alas selesai dan sebuah desa baru mulai terbentuk, para

sesepuh berkumpul untuk memberikan nama permukiman tersebut. Salah

seorang tetua desa berkata:

"Panggonan iki asale saka alas sing cilik, nanging edap-edapi lan nggawa

katentreman. Mula, pantes yen dijenengi Wonoayu."

(Tempat ini asalnya dari hutan yang kecil/lebat, namun sangat indah dan

membawa ketenteraman. Oleh karena itu, pantas jika dinamakan Wonoayu.)

Kata Wono sengaja disematkan untuk mengingat perjuangan mereka

membuka hutan lebat, sedangkan Ayudisematkan karena keindahan alami

serta kedamaian yang diberikan oleh lingkungan tersebut kepada para

penghuninya.