Di kelas 9J, ada satu spidol hijau yang aneh banget.
Setiap dipakai guru, spidol itu nggak mau nulis. Tapi kalau dipakai murid, dia malah nulis sendiri tanpa disuruh.
Suatu hari, Pak Arman masuk kelas. Dia ambil spidol hijau itu.
“Baik anak-anak, hari ini kita belajar—”
Spidol itu DIKOCOK… tapi tetap nggak nulis.
Pak Arman mencoba lagi.
Tetap kosong.
“Siapa sih yang main-main sama spidol ini?”
Tiba-tiba…
spidol itu ngerut pelan di papan tulis…
Dan tiba-tiba muncul tulisan otomatis:
“Pak Arman Ganteng.”
Satu kelas:
“WOOOOO!!”
Pak Arman melongo.
“Ini siapa yang nulis?!”
Spidolnya goyang-goyang sendiri lalu menulis lagi:
“Tapi suka marah-marah.”
Kelas langsung TERTAWA parah.
Ada yang jedot meja, ada yang nyengir sambil pura-pura batuk.
Pak Arman langsung panik, “Siapa yang pegang remote?! Ini pasti Kelvin!”
Kelvin berdiri, “Saya kagum sama spidol itu juga, Pak. Saya tidak bersalah.”
Padahal di sakunya ada kabel-kabel misterius.
Spidolnya menulis lagi:
“Kelvin bohong.”
Seluruh kelas:
“HAHAHAHAHAHA!!”
Pak Arman menahan ketawa sambil mencoba nerusin pelajaran, tapi spidol itu terus menulis:
“Pak, istirahat dulu yuk capek.”
Akhirnya Pak Arman menyerah.
Kelas bubar lebih cepat.
Dan sejak hari itu, spidol hijau itu dipanggil:
“Spidol HRD”
—karena hobi menilai orang tanpa diminta.