“Kalian sudah mengerjakan tugas Bahasa Jawa yang minggu lalu?” tanya kela. Rama mengangkat tangan pelan, “sudah sih, kenapa kamu mau jelaskan dulu tugasnya apa, mungkin kamu agak bingung.” Nikmah pun menjawab, “Kita membuat nama menggunakan aksara Jawa dan di tulis dikertas A4 kalau ga salah. Jumat besok waktunya bahasa Jawa lohh, ayoo di kerjakan bareng bareng yuk.” Risma, Icha, dan Dinda mengangguk kan kepala, menandakan mereka siap memulai.
Keenam anak itu mulai mendiskusikan untuk menentukan nama mereka dan hiasan di pinggiran kertas. Risma membuat sketsanya dulu , sementara Icha mencoba membuat hiasan untuk di pinggiran dari atas hingga bawah. Dinda mencoba menulis namanya di buku biasa untuk mencoba coba dulu, kemudian Nikmah juga membuat sketsanya dan masih bingung untuk membuat hiasannya. Rama, seperti biasa, dia tidak kebanyakan mencoba mencoba dan dia langsung membuat nya tanpa membuang waktu yang lama. Mereka saling melihat punya temannya dan melihat progres nya sampai manaa
Setelah beberapa waktu, tugas mereka akhirnya hampir selesai. “Ternyata bagus juga ya, hasil kita sendiri,” kata Dinda sambil tersenyum bangga. Icha menambahkan, “Soalnya kita semua pasti mempunyai bakatnya sendiri dan kita tidak banyak berbicara, makanya cepat dan rapi.” Dengan semangat, mereka menuliskan versi final tugas bahasa jawa itu ke kertas tugas. Meski sempat bingung di awal, enam anak itu berhasil menyelesaikan tugas Bahasa Jawa dengan kompak dan penuh antusi