“mbak,ikut bunda kepasar”
" bunda mau beli apa?”
" mau beli untuk masak hari ini mbak”
" bunda mau masak apa harii ini?”
" mau masak ayam goreng sama tumis kangkung “
“wahh enakk itu bun"
Hari libur selalu menjadi waktu yang paling aku tunggu. Pagi itu, Bunda mengajakku pergi ke pasar. Suasana pasar ramai, penuh suara pedagang yang menawarkan dagangannya. Aku membantu Bunda memilih sayuran kangkung segar dan bahan-bahan lain yang akan kami masak bersama. Rasanya menyenangkan bisa ikut memilih.

Sesampainya di rumah, kami langsung menata bahan-bahan di dapur. Bunda mengajarkanku cara memotong sayur dengan hati-hati dan menjelaskan bumbu apa saja yang harus digunakan. Meski sesekali aku salah memotong atau menumpahkan sedikit bumbu, Bunda tetap sabar dan tersenyum. Dapur terasa hangat, bukan hanya karena kompor menyala, tetapi karena kebersamaan kami.setelah memasak tumis kangkung kita lanjutkan memasak ayamnya,bunda mengajariku bagaimana cara mencuci ayam agar bersih.setelah itu, lanjut memberi bumbu, setelah bumbu sudah meresap di ayam, langkah selanjutnya menggoreng ayamnya.
Setelah semuanya matang, aroma masakan menyebar ke seluruh rumah. Kami makan bersama seluruh anggota keluarga,sambil bercerita tentang tentang hal-hal kecil yang membuat kami tertawa. Hari libur itu terasa begitu istimewa. Bukan hanya karena masakannya enak, tetapi karena aku bisa menghabiskan waktu berharga bersama bunda dan anggota keluarga lainnya.