Penulis: Rafa Adelia Putri

Sahabat Lama


Di sebuah desa kecil yang damai, tenang dan indah, ada dua sahabat bernama Febi dan Lia. Mereka selalu bersama sejak kelas satu SD, bahkan guru sering menyebut mereka “duo tak terpisahkan”. Febi yang ceria dan penuh semangat sering mengajak Lia bermain di bawah pohon mangga belakang sekolah. 

“Li, nanti sore kita panjat pohon mangga yang di belakang sekolah lagi, yuk!” ajak Febi sambil tersenyum lebar.

 

 “Boleh, tapi jangan rebutan kayak kemarin, ya!” jawab Lia sambil tertawa kecil.

 

Namun, suatu hari saat lomba menggambar di sekolah, terjadi hal yang tak terduga. Febi tanpa sengaja menumpahkan air ke atas kertas gambar Lia. 

 

“Febi! Kamu sengaja, ya?” bentak Lia marah. 

 

“Enggak, Lia! Aku beneran gak sengaja!” jawab Febi panik. 

 

Tapi Lia sudah terlanjur kecewa dan pergi tanpa menoleh. Sejak hari itu, mereka tidak pernah berkomunikasi lagi. Febi sedih setiap kali lewat di bawah pohon mangga tempat mereka dulu tertawa bersama.

 

Beberapa hari kemudian, Lia tahu dari teman sekelas bahwa Febi memang tidak sengaja menumpahkan air itu. Ia pun berlari menuju pohon mangga tempat Febi duduk

sendirian. 

“Febi… maafin aku, ya. Aku salah kemarin pas lomba menggambar udah nuduh kamu, padahal jelas-jelas kamu beneran ngga sengaja” kata Lia pelan. 

 

Febi menatapnya lalu tersenyum. “Aku udah maafin dari kemarin-kemarin, kok. Aku kangen banget sama kamu, Li.”

 

Mereka pun berpelukan sambil tertawa kecil. Sejak saat itu, pohon mangga itu kembali menjadi saksi persahabatan sejati mereka berdua.