Saya Nouvan, saya adalah anak dari 2 bersaudara, saya adalah anak pertama dari dua saudara, saya tinggal di Sidoarjo lebih tepat nya di daerah Prambon, waktu saya masih kecil saya memiliki banyak cita cita seperti menjadi Chef dan polisi, waktu saya tumbuh menjadi anak SD saya memiliki cita cita menjadi Chef dan Masinis namun, seiring nya waktu kemudian cita cita saya memudar dan saya memiliki cita cita baru yaitu CEO, saya memiliki cita cita itu karena terinspirasi dan memiliki keinginan menjadi CEO. Dan saya memiliki hobi yaitu,
berpergian dan berenang. Dari hobi tersebut mungkin akan merefresh pikiran dan otak saya. Karena tidak hanya sekedar jalan jalan dan hanya bermain perosotan saja, tetapi saya juga belajar mengenal beraneka ragam tempat dan peninggalan yang wisata saya kunjungi. Dan juga megenal berbagai jenis gaya berenang serta teknik yang di ajarkan. Tidak hanya itu saja, saya juga biasanya jika tidak berkesempatan untuk bepergian dan berenang, mungkin saya akan mengisi waktu luang dengan belajar memasak.
Saat itu saya langsung memiliki cita cita menjadi CEO juga. saya ingin menjadi CEO seperti Nadiem Makarim, dan saya sudah memulai memahami tentang cara menjadi pemimpin yang baik untuk para anak buah nya dan juga tentang bagaimana membuat keputusan yang strategis, namun seiring waktu saya memiliki cita cita lagi yaitu untuk menjadi Influencer, ketika saya di rumah. Saya belajar untuk mengatur tentang keuangan, karena itu akhirnya saya ingin menjadi Influencer, dan sampai kini. Saya memiliki 2 cita cita yaitu CEO dan Influencer, karena 2 cita cita cita itu dapat menghasil kan uang yang banyak dan dapat membantu ekonomi keluarga saya, serta bisa menjadi kebanggaan dan inspirasi untuk orang orang di luar sana.
Kebetulan saya saat menduduki di jenjang SMP, saya mengikuti ekstrakurikuler Paskibra. dan mengikuti OSIS. Di OSIS dan Paskibra juga di ajarkan untuk menjadi krama, dan sopan santun. Dan saya berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya ke SMA NEGERI 1 KRIAN (SMANIKA). Karena SMAN tersebut memiliki banyak prestasi dan SMAN terfavorit, agar saya bisa mengembangkan skil belajar saya yang sebelumnya di ajarkan pada saat saya masih menduduki jenjang SMP. Jika saya tidak bisa di terima di SMANIKA, maka saya ada opsi berikut nya yaitu, di SKARISA atau tidak di SMANSAMOZAR. Karena sekolah di mana pun pasti nya berkualitas dan pasti nya akan di ajarkan hal hal baru. Pada inti nya kita ada niat belajar dan semangat untuk menuntut ilmu demi bisa meraih masa depan.
Jika membahas tentang kehidupan pribadi, saya pastinya memiliki cita-cita, walaupun memang terus berubah-ubah. Tapi, untuk saat ini saya teringin menjadi mahasiswa UNAIR (Universitas Airlangga) dan menjadi CEO/Influencer. Mungkin menurut beberapa orang, saya tidak mampu untuk menggapai mimpiku, apalagi dengan cita-citaku yang ingin menjadi CEO/Influencer, mengingat nilaiku yang mungkin tidak sebagus dan sebaik yang lain. Tetapi saya tak tertarik untuk mendengarkan kata mereka dan bodo amat, bagiku yang terpenting adalah orang tuaku selalu mendukung keputusanku dan berdoa senantiasa demi masa depan ku. Selain beberapa fakta yang sudah saya sebutkan tadi, saya masih memiliki fakta yang lain, salah satunya adalah pilihanku yang dianggap 'aneh' oleh orang-orang disekitar, i'm a feminist. Saya akan memperjuangkan hak hak saya, demi masa depan dan orang tua saya. Dan saya juga berusaha untuk mencari wawasan tentang CEO/Influencer. Di media sosial, bagaimana cara agar bisa meraih cita cita tersebut. Saya juga belajar bagaimana cara mendapatkan endorse an dari produk-produk terkenal. Dengan usaha usaha tersebut saya juga ingin belajar dari orang lain. Karena tidak mungkin juga hanya belajar dari diri sendiri. Oleh maka itu biasanya saya sharing sharing dengan teman teman di sekitar bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik, menjadi pemimpin yang teladan, serta mengelola uang, ide, dan tenaga kerja agar efektif dan efisien.
Saya memiliki 2 motivasi hidup, agar hidup saya lebih semangat dan pantang menyerah demi masa depan dan membanggakan kedua orang tua,
"jika ada tantangan itu di hadapi, bukan di hindari.",
"disaat aku tidak sengaja mendengar keluh kesah orang tuaku, disitulah aku memikirkan beribu cara untuk sukses.”