Kegiatan dimalam hari
ada suatu malam yang tenang,yang juga bertepatan pada bulan Ramadhan,saya diajak teman saya yang bernama ardi untuk melaksanakan shalat tarawih

“hei ayo kita sholat tarawih di masjid bersama” ucap ardi
“ok gass” ucap saya dan teman-teman saya.
Setelah sholat tarawih dan sudah melaksanakan membaca Al-Qur'an kita memiliki ide yang sama yaitu
“ayo kita pergi bermain petasan”ucap kita
btw saat itu kita berjumlah 6 orang karena teman kita ada juga yang memilih untuk pulang dikarenakan suatu hal.
waktu itu sudah pukul 23.00 tapi kita tidak memilih pulang tapi pergi kerumah teman saya
“hei ini sudah malam daripada kalian pulang dan rumah kalian juga jauh maka bagaimana jika kita kerumahku dan kita begadang untuk membangunkan sahur” ucap andi
”ide bagus” ucap putra
“Aku ikut aja”ucap rian
“boleh aja”ucap ku
Kita pun sepakat dan yang kita lakukan pertama kali adalah meminta izin kepada orang tua dengan melalui hp karena kita harus melapor kepada orang tua. Kita pun pergi kerumah teman saya disana kita bermain game dan ada juga yang tidur.
Di saat malam sekitar jam 02.00 ada teman saya yang mengajak kita semua untuk pergi bersepeda mencari ketenangan malam dan angin di malam itu
“Hei aku bosan” rian
“Terus kita ngapain”ardi
“Bagaimana kalau kita pergi bersepeda untuk mencari angin”rian
“Seru juga kayaknya”atra
“Tapi apa tidak bahaya malam malam gini”aku
“Tenang saja kita pergi ke jalan yang ramai”rian
“Agar terhindar dar
i bahaya”rian
“Ok kalau begitu “aku
Jadi kita pun pergi bersepeda, perjalanan itu sangat seru kita penuh canda tawa di setiap perjalanan tapi tidak luput dengan peristiwa seperti bensin teman saya habis
“Woi berhenti dulu”putra
“Bensin ku habis”putra
“Bawa uang gak”ardi
“Santai aku bawa uang banyak”putra
“Yaudah aman”aku
Setelah mengisi bensin kita pun pergi melanjutkan perjalanan dengan dengan tenang dan
Lancar sampai tempat tujuan yaitu coffee shop

“Ok kita sudah sampai”rian
“Ooo tempat ini”ardi
“Enak kan tempat ini”rian
“Iya”kita semua
“Yaudah kita masuk”rian
“Ayo”kita semua
Di Dalam kita semua meminum secangkir kopi sambil ngobrol santai dan itu terasa tenang dan damai. Setelah selesai waktu menunjukkan jam 02.45 kita pun bergegas pulang untuk menjalankan rencana utama yaitu membangunkan sahur tapi saat di tengah jalan sepeda teman saya yaitu sepeda atra sepedanya mengeluarkan asap
“Woiii tra”ardi
“Woiii”putra
“Ada apa” atra
“Berhenti dulu”ardi
Setelah berhenti kita semua bilang kalau sepeda atra mengeluarkan asap
“sepedamu keluar asap”ardi
Dia pun melihat sepedanya keluar asap
“Duh gimana ini”atra
“Gapapa kok”putra
“Masih bisa sampai rumah”putra
“Yaudah”atra
Lalu kita pergi pulang setelah kejadian itu kita pun bersepeda dengan pelan pelan takut sepeda atra rusak tapi setelah kejadian itu ada hal yang tidak menyenangkan yaitu
“Woi dimana putra dan andi”aku
“Gatau”ardi
“Perasaan tadi di depan”ardi
“Tapi sekarang dimana “aku
Putra dan andi menghilang tidak ada yang tau tapi saat mau mencari tiba-tiba
“Suara telpon”
“Hei andi telepon “rian
“coba angkat”ardi
“Halo”rian
“Tolong aku dong”andi
“Kenapa”rian
“Ban sepeda ku bocor”andi
“Loh dimana “rian
“Pertigaan sungai”andi
“Ok kita bantu”rian
Setelah membantu andi dan putra kita sampai di rumah andi karena kejadian itu kita tidak sempat membangunkan sahur dan hampir terlambat untuk sahur tapi masih sempat untuk makan
Setelah sahur dan sholat subuh kita berkumpul di masjid untuk membicarakan hal tadi dan mau pergi untuk jalan pagi dan mencari matahari terbit
“Gara gara kamu aku tidak sempat sahur”
Rian
“Ya maaf”putra
“Kan ga ada yang ngira kalau ada kejadian itu”andi
“Wkwkwk”aku dan lainnya
“Yok pergi jalan sebelum pagi”ardi
“Ayo”kita semua
Kita semua pun pergi berjalan di perjalanan ada yang memutar musik ada yang mengobrol santai ada yang menik
mati pagi ada juga yang tidak ikut karena tertidur dikarenakan mengantuk sebab tidak tidur semalaman

Cerita tersebut bukan tentang satu anak yang bosan yang akhirnya muncul masalah
Dan bukan hanya sekedar kegiatan
Tapi
Tentang pertemanan yang mungkin tidak akan terulang di masa yang akan mendatang
Dikarenakan setiap pertemuan ada perpisahan maka. nikmati apa saja dengan semua kau punya teman selagi belum berpisah dan saling meninggalkan