Penulis: Alisha putri mahirah

Bab 1 Raka dan desa Simo angin-angin


Bab 1

Pagi itu, Desa Simo Angin-Angin terlihat sangat indah. Matahari bersinar hangat, burung-burung berkicau di atas pepohonan, dan suara dedaunan terdengar tertiup angin. Di sebuah rumah sederhana di pinggir desa, tinggallah seorang anak bernama Raka.

Raka adalah anak yang baik dan suka membantu orang-orang di sekitarnya. Setiap pagi, ia membantu ibunya menyapu halaman sebelum pergi bermain. Setelah itu, Raka biasanya berjalan-jalan mengelilingi desa sambil menyapa warga yang ditemuinya.

Namun, pagi itu terasa berbeda.

Ketika Raka sedang berjalan melewati sebuah kebun, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang. Daun-daun beterbangan dan ranting pohon bergoyang ke sana kemari.

“Wah, anginnya kencang sekali,” kata Raka sambil menahan topinya agar tidak terbang.

Raka hendak kembali ke rumah ketika tiba-tiba ia mendengar suara kecil dari balik semak.

“Tolong...”

Raka berhenti dan menoleh.

“Hah? Siapa itu?” tanyanya penasaran.

Ia kemudian berjalan perlahan menuju sumber suara. Setelah menyingkirkan beberapa daun, Raka terkejut melihat seekor burung kecil tergeletak di tanah. Salah satu sayapnya tampak terluka.

“Kasihan sekali kamu,” ucap Raka.

Raka segera mengangkat burung itu dengan hati-hati. Ia berniat membawanya pulang untuk dirawat.

Tanpa disadari Raka, angin yang tadi bertiup kencang perlahan berhenti. Suasana desa kembali tenang, tetapi Raka merasa bahwa pertemuannya dengan burung kecil itu bukanlah sebuah kebetulan.

Ia pun membawa burung tersebut pulang, tanpa mengetahui bahwa sebuah petualangan besar akan segera dimulai.