Pada zaman dahulu, wilayah yang sekarang dikenal sebagai Desa Wonokalang masih berupa alas (hutan) yang lebat. Pohon-pohon tumbuh dengan rapat dan hampir belum ada rumah penduduk. Pada suatu ketika, datanglah beberapa orang yang dipimpin oleh seorang tokoh yang dituakan. Mereka berniat membuka wilayah tersebut agar dapat dijadikan tempat tinggal dan lahan untuk kehidupan masyarakat.
Dengan bergotong royong, mereka mulai membabat alas. Pepohonan dan semak-semak dibersihkan sedikit demi sedikit. Setelah wilayah tersebut mulai terbuka, para tokoh dan masyarakat kemudian berkumpul untuk menentukan nama tempat yang baru mereka tinggali. Dari pembicaraan para sesepuh, dipilihlah nama Wonokalang sebagai nama wilayah tersebut. Nama itu kemudian terus digunakan oleh masyarakat hingga akhirnya menjadi nama desa yang dikenal sampai sekarang.
Dalam perkembangan masyarakatnya, muncul pula tokoh-tokoh yang dihormati, salah satunya Mbah Syech, yang dikenal sebagai sesepuh dan tokoh yang berdakwah menyebarkan agama Islam di sekitar Wonokalang. Tokoh-tokoh tersebut menjadi bagian dari cerita yang diwariskan masyarakat dari generasi ke generasi. Dari sebuah alas yang kemudian dibuka dan dihuni, Wonokalang berkembang menjadi sebuah desa yang memiliki kehidupan masyarakat, tradisi, serta rasa gotong royong yang tetap dijaga hingga sekarang. Desa Wonokalang kini merupakan salah satu desa di Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.