Penulis: Vicko Junior Putra Prasetyo

TEMAN JAHIL


Woi kamu kemarin yang bocorin spedaku ya!!...”.ucapku.

Varro yang selalu menjengkelkan,kemarin membocor kan sepeda ontel ku,aku yang pada saat bersepeda tak sengaja bertemu dia yang sedang bersepeda juga,tapi dia agak jauh di belakang ku,karena aku masih kesal dengan kejadian kemarin aku pun mengayuh sepedaku lebih cepat.

 

“Kok dia makin cepat juga ya”ucap dalam hatiku.

Varro menyalip dan berada di sampingku dan mengucap “eh dit aku ingin ngobrol sama kamu” lalu aku berhenti dan dia juga berhenti.

 

“Maaf ya Adit kemarin aku jahil ke sepeda kamu”ucap Varro. 

Dia ingin meminta maaf,tapi aku masih kesal dan sebenarnya aku masih tidak mau memaafkannya.

 

“Ayo lah Adit aku minta maaf ya kemarin cuma iseng kok”uc

ap Varro.Karena dia memohon untuk memaafkan,terpaksa aku memaafkan kesalahan varro yang kemarin dia lakukan.

 

 

“Jangan di ulangi lagi ya,kalo kamu ulangi lagi kamu nggak akan aku maafkan”ucap Adit.

Lalu Varro berjanji tidak akan mengulangi lagi.

 

“Sepedahan bareng yok”ajak Varro 

Varro mengajak Adit bersepeda bareng karena dia lagi sendiri.

 

“Sebenarnya aku masih malas,tapi aku juga lagi sendiri yaudah nggak apa-apa aku terima aja ajakan dia”ucap Adit didalam hati

 

“Hmm yaudah ayo!,tapi kita kemana?”tanya Adit.

 

“Terserah,kita bersepeda aja di pinggir jalan raya”ucap Varro.

Mereke berdua pun bersepeda bareng tanpa tujuan