Penulis: Alfian Dwi permana

Senyuman yang baru


 

Waktu berlalu. Arga kini berubah. Ia masih tersenyum, tapi bukan lagi untuk menutupi kesedihan. Ia belajar jujur dengan perasaannya dan lebih terbuka kepada orang lain.

 

Suatu hari, ia menerima pesan dari Nayla:

“Terima kasih sudah jadi teman yang nyata.”

 

Arga tersenyum, kali ini dengan tulus.

Ia sadar, meskipun pertemuan mereka singkat, Nayla telah mengubah hidupnya.

 

Dan sejak saat itu, Arga tidak lagi takut menjadi dirinya sendiri.