Di sebuah desa kecil yang damai, hiduplah seorang remaja bernama Arga. Ia dikenal sebagai anak yang ramah, selalu tersenyum, dan mudah bergaul dengan siapa saja. Kehidupannya tampak sempurna di mata orang lain. Ia memiliki keluarga yang hangat dan teman-teman yang setia.
Namun, di balik senyumnya, Arga sering merasa kosong. Ia tidak pernah benar-benar menceritakan apa yang ia rasakan. Baginya, menunjukkan kesedihan adalah tanda kelemahan. Jadi, ia memilih untuk menyimpan semuanya sendiri.