Penulis: Rori Nirbita Salsabila

Awal hubungan Alexa dan Zayn


“Hey!! Kembali ke sini! Berikan botol itu kepadaku, dasar sialan!!” Ucap Pak Harry sambil mengejar ku dengan sapu sihir nya

 

“Aku membutuhkan ini, pak!! Aaaakkhhh!!!” Tiba-tiba seseorang menarik ku ke dalam kelas dan langsung menutup mulutku.

 

 Saat aku menoleh, aku melihat Zayn sedang menutupi mulut ku dengan tangannya sambil berbisik. 

“Shh… diam dulu” ucap Zayn. 

 

Setelah pak guru pergi, Zayn langsung melepaskan tangannya dari mulut ku dan tersenyum lembut. Dia mulai mengusap kepalaku dan membuat wajahku merona. 

 

“K-Kau… kenapa kau mengusap kepala ku..?” Ucap ku dengan suara gemetar

 

“Hanya ingin mengecek jika kau baik-baik saja” ujar Zayn sambil terus mengusap kepala ku

 

 

“Oh ya, apa yang ingin kau lakukan dengan botol mantra itu? Banyak orang bilang jika kekuatan sihir didalamnya sangat kuat” ucap Zayn dengan wajah yang tiba-tiba menjadi serius

 

“Umm…. ada seseorang yang meminta ku membawa nya… dia bilang jika aku membawa nya, aku akan mendapatkan kekuatan sihir yang lebih kuat dari siapapun” kata ku sambil menundukkan kepala

 

Ekspresi Zayn perlahan melembut tapi dia sebenarnya tahu siapa orang itu. Dia adalah Casper, penyihir misterius yang selalu menjebak korban nya untuk menuruti perintahnya dan jika korbannya tidak menuruti perintahnya, korbannya akan di jebak di tempatnya yang terkenal tidak diketahui lokasi nya. 

Sebelum aku ingin mengatakan apa-apa, Zayn tiba-tiba mengangkat ku dan membuat ku berteriak. Wajahku langsung menjadi merah tomat. Zayn hanya tersenyum dan membawa ku pergi. 

 

 

Di kamar Zayn, Casper sedang mengintai ku dari bola sihir nya sambil menyeringai. 

 

“Sepertinya gadis itu memiliki seseorang untuk melindunginya” Casper menyeringai sambil memanggil anak buahnya

 

“WANDA, TIMMY!! Kemarilah!” Teriak Casper memanggil anak buahnya

 

Wanda dan Timmy segera pergi ke Casper dan membungkuk di depan nya. 

 “Ya, tuan ku?” Ucap Wanda dan Timmy secara bersamaan

 

“Bawa lelaki itu kepada ku, aku ingin mengobrol dengan nya sebentar” ucap Casper dengan suara dalam nya

 

“Baik tuan!” Wanda dan Timmy langsung pergi, meninggalkan Casper yang sedang menyeringai jahat

 

 

Di kamar Zayn, aku sedang belajar beberapa mantra dengan Zayn tapi aku terus gagal. 

“Ughh!! Susah sekali!” teriak ku sambil melempar tongkat sihir ku tapi Zayn langsung menangkapnya

 

“Sihir terkadang perlu kesabaran, ingat?” Ucap Zayn sambil memberikan tongkat sihir itu kepada ku. 

 

“Tapi mantra kali ini benar-benar susah!” Ucap ku sambil menghentakkan kaki

 

Zayn hanya memperhatikan ku dengan senyum kecil di wajahnya, wajahnya perlahan merona tanpa disadari olehnya. 

 

“Umm Alexa? Aku ingin memberitahu sesuatu padamu” ucap Zayn dengan malu-malu

 

“Ya? Apa itu?” Aku berdiri di depan Zayn, menunggu nya berbicara

 

“Sebenarnya… a-aku menyukaimu.. Aku sangat menyukai mu!” Ucap Zayn dengan wajahnya yang memerah seperti tomat. 

Aku terdiam dan perlahan merona, rasanya detak jantung ku menjadi lebih cepat dan tubuhku terasa memiliki keinginan untuk selalu dekat dengan Zayn.

 

“A-Aku… juga menyukaimu…” ucap ku sebelum memeluk Zayn dengan erat

 

Mata Zayn melebar dan dia merasa jika hati nya akan meledak dengan perasaan senang. Dia membalas pelukan ku dan mencium pipi ku. 

 

“Manis sekali, seperti permen” ucap Zayn sambil menggendong ku, membuat ku tertawa

 

Sejak saat itu, Zayn sangat sering membantu ku belajar berbagai macam mantra, dari mantra menjadi tidak terlihat, mantra merubah makanan menjadi manusia dan lainnya.

Dari kejauhan, Wanda dan Timmy yang menyamar selalu mengawasi kita sambil memberitahu Casper beberapa kali tentang apa saja yang sedang Zayn lakukan.