Penulis: Silvyah Naura Mahfuzah

Awal Mula


"Cnkkk… Aneh banget mereka ketawa ketiwi sendiri di grup, tanpa aku ” ucap ku

 

Teman temanku yang semalam ketawa, tanpa ku ketahui konteks nya, sekarang aku menjadi tahu saat aku memasuki kelas, dan melihat papan tulis. Disitu aku melihat namaku dan nama salah satu temanku yaitu Yaziel menjadi teman sekelompok.

 

Aku langsung melihat ke arah teman temanku yang sedang tertawa terbahak-bahak sambil melihat kearah ku, aku pun menghampiri mereka dengan wajah kesal dan bertanya kepada mereka.

 

“Oh. Ternyata ini yang kalian ketawain dari kemarin hah?” Ucap ku dengan nada kesall

 

Aku langsung pergi ke meja kelompok ku tanpa memperdulikan mereka, aku pergi dengan wajah kesal. Beberapa menit kemudian datanglah seorang yang menjadi bahan tawa teman temanku, Ya, Orang itu adalah Yaziel

 

“Kenapa wajahmu kayak kesal gitu, kamu ngga mau sekelompok denganku?” tanya Yaziel kepadaku. 

 

Aku sedikit tersentak dan langsung menoleh kearah samping, dan melihat Yaziel sudah berdiri disampingku aku langsung merubah raut wajah ku.

 

“Bukan gitu, aku lagi kesel sama temen temen ku” ucap ku 

 

Yaziel pun melihatku dengan tatapan menelisik, aku yang melihat itu pun langsung tersenyum. tiba tiba saja teman temanku datang menghampiriku dengan tersenyum dan mengajak ku ke luar kelas, aku yang masih kesal, menghiraukan ajakan mereka.

 

“Ayolah, kita belikan jajan deh” ucap salah satu dari mereka 

 

Aku yang mendengar kata kata jajan pun langsung tersenyum dan berdiri menarik tangan mereka.

 

“belikan 5 yah” ucapku 

 

Mereka langsung melihat ku dengan tatapan sinis, dan langsung membelikan eskrim nya. Tiba tiba salah satu dari mereka bilang kalau ternyata mereka lah yang menyarankan aku dan Yaziel menjadi teman sekelompok.