Arga dirawat di rumah sakit, dengan Nayla selalu menemaninya. Meski tubuhnya lemah, ia merasa lebih ringan. Teleportasinya kini lebih stabil dan tidak meninggalkan jejak cahaya.
“Mulai sekarang,” kata Nayla sambil tersenyum, “kita harus jaga kekuatan kamu.”
Arga mengangguk. “Iya. Aku nggak mau hal kayak gitu terjadi lagi.”
Hari-hari Arga kembali berjalan seperti biasa, namun kini ia memiliki tanggung jawab besar. Teleportasinya bukan hanya kemampuan langka—tapi sesuatu yang bisa melindungi banyak orang.
Dan di balik semua itu, Arga tahu satu hal:
Petualangannya baru saja dimulai.