Setiap kali Arga teleportasi, selalu ada perasaan tidak nyaman—seperti sedang diperhatikan. Awalnya ia menganggap itu hanya rasa paranoid. Tapi suatu malam, ia melihat sosok berjubah hitam mengintai dari kejauhan.
Pria itu mengikuti Arga beberapa kali tanpa menyembunyikan kehadirannya sepenuhnya. Ia seperti mengamati pola teleportasi Arga, seolah menunggu sesuatu.
“Siapa dia?” gumam Arga, merinding.
Ia menamai pria itu: Pengo—singkatan dari Pengintai Gelap. Ia tidak tahu bahwa pria itu memiliki tujuan mengerikan.