Penulis: 9G

Bab 1 : Undangan yang jatuh dari langit


Hujan turun pelan ketika Adin berjalan pulang dari sekolah. Ia menatap langit yang mulai gelap saat sebuah kilatan cahaya jatuh tepat di depan kakinya.

Bukan petir. Bukan lampu.

Melainkan selembar surat kuning keemasan yang tidak basah meski terkena hujan.

Tulisan di depannya seperti berpendar:

"Untuk Adin Aryasena — Anda diundang ke Akademi Para Anak Ajaib."

Adin mengernyit. Ia tidak pernah merasa dirinya ajaib. Bahkan pelajaran matematika saja ia sering salah. Tapi rasa penasarannya lebih besar daripada rasa takutnya.

Di tempat berbeda, dua remaja lain—Liora, gadis pendiam yang bisa merasakan emosi orang dari sentuhan, dan Rafka, bocah yang anehnya selalu membuat benda logam bergerak tanpa menyentuhnya—juga menerima surat serupa.

 

Mereka tidak saling mengenal, namun takdir mulai menyatukan langkah mereka.