Penulis: Khansa Syarifa Azka Danisha Hanafi

BAB 1, Kemalasan Reivana untuk pergi ke sekolah


"aku malas sekali masuk sekolah rasanya berat banget..." ucap batinku dengan lesuh setelah bangun tidur 

 

Reivana yang setiap hari tidak ingin sekolah karena selalu terkena bullying oleh teman teman sekelas nya dan terkadang kena bully fisik di sirkel sebelah tetapi dia juga tidak ingin terus terusan di rumah karena orang tuanya setiap hari selalu bertengkar pagi sebelum berangkat kerja dan malam setelah pulang kerja. 

 

\\Saat Reivana keluar dari kamar untuk bergegas ke kamar mandi dia mendengar pertengkaran orang tuanya dengan ada suara pecahan kaca yang di lempar oleh salah satu orang tua

 

"mereka berisik banget sih..sekali kali damai tidak bisa apa? muak aku mendengarnya" kata batinku sambil melihat mereka bertengkar adu mulut di lantai bawah 

 

Aku langsung berjalan kembali ke kamar mengambil handuk kimono untuk bersiap siap mandi 

 

setelah selesai mandi. Reivana berjalan menuju lemari untuk berganti seragam sekolah lalu turun ke lantai bawah untuk bersiap siap berangkat

 

Saat Reivana sudah sampai di lantai bawah dia melihat ruang bawah telah sunyi karena orang tua nya sudah pergi berangkat kerja sehingga Reivana di tinggal sendirian di rumah tanpa meninggalkan makanan sedikit pun tetapi di transfer uang Rp 200.000 oleh Ayahnya dan terkadang juga ibunya. ta

pi Reivana