Penulis: ANTOLOGI KELAS 9B

RUMAH SINGGA


 

Diantara sunyi yang tak pernah memilih,

kau hadir sebagai jeda yang paling lembut memeluk letih.

diantara langkah yang kadang tersesat,

sahabat sepertimu menjadi kompas yang tak pernah penat.

 

diantara langit yang berubah warna,

kita belajar bahwa tawa dan air mata sama sama berharga.

diantara badai yang datang tanpa permisi,

kau tetap berdiri—tenang, tanpa perlu banyak janji.

 

diantara ribuan wajah yang singgah sebentar,

kaulah yang tinggal paling benar.

diantara waktu yang terus berlari,

persahabatan kita adalah rumah yang tak pernah aku cari,

tapi selalu aku syukuri.