Suatu sore, Ayah pulang membawa sebuah bola baru yang mengilap.
“Ini untuk Ghani. Kalau mau jadi pemain hebat, harus mulai dari langkah kecil,” kata Ayah sambil tersenyum.
Ghani sangat senang. Ia langsung mengajak Ayah berlatih di halaman rumah.
Meskipun bolanya sering melenceng, Ayah tetap berkata, “Tidak apa-apa, Ghani. Semua bintang bola pernah gagal berkali-kali.”