Keesokan harinya, ia masuk ke sebuah toko antik yang tak pernah ia lihat sebelumnya. Di sudut ruangan, ada sebuah buku kulit berwarna cokelat gelap. Judulnya pudar, tapi saat ia menyentuhnya, Alfi merasa seolah sedang membuka pintu menuju sesuatu yang tersembunyi.