"hari ini.. ada ULANGAN Matematika..!!"
ini adalah respon Putra, awal masuk kelas di pagi yang cerah. ketika berbicara dengan Dias.
"Kamu baru tau put ?, kok kaget gitu" tanya Dias
"Iya, gimana ini. mana pelajaran Matematika baru-baru ini gak ada yang masuk otakku lagi" jawab Putra cemas
"Lagian kamu gimana put, Minggu kemarin kan udah di kasih tau" ucap Dias
"Aduh, emang waktu pelajaran Matematika kapan sih?" Tanya putra
"Agak lama sih, habis istirahat" ucap Dias
"Masih Ada waktu. meski mepet, tolong bantuin belajar dong dis" tanya putra ke dias, sambil mengeluarkan buku dengan Tergesa gesa
"Boleh aja, mumpung pelajaran habis ini gak ada gurunya.bagian mana yang kamu gak paham" jawab dias
25 menit kemudian
Putra terdiam mematung melihat buku matematika dan Dias hanya geleng-geleng kepala melihat Putra
"Hhhhh..." Ucap putra dengan kepala nempel di meja.
"Put, udah mau istirahat kamu ngapain" ucap Dias
"Kring......." Bel mulai istirahat
Putra terbangun "ha.... oke lanjut belajar"
5 menit kemudian, datang Raka si ketua kelas menghampiri dari pintu kelas. yang tadi pagi memperhatikan putra dan menawari penawaran menarik 🤨.
"Hey, kalian lagi ngap -" ucap Raka yang terhenti dipotong ucapan putra
"Kamu mau ngapain Rak, kalo gak penting pergi aja" saut Putra yang fokus belajar dengan Dias
"Kamu ngapain kesini Rak?" Tanya Dias ke Raka
Raka tidak menggubris perkataan Dias dan berjalan lalu berbisik di telinga Putra
"Put.. Mau contekan gak..."
Putra terlihat tertarik dan berkata "hu.. interesting, bagi bagi dong"
"gang......" *Suara dramatis :V
"Kamu pikir aku bakalan jawab gitu jangan bercanda deh Rak" ucap Putra lagi
"Hehehe iya bercanda doang kok" ucap Raka tersenyum tipis
"Kalian ngomongin apa sih" ucap Dias kebingungan
"Yah, gak tau ni Raka gak jelas" ucap Putra
Raka baru ingat bahwa tadi. sebelum masuk pintu kelas, 5 menit dari mulainya istirahat ia mendapat tugas ketua kelas ke ruang guru dan mendapat kabar.
"Oh yah, kayaknya kamu gak usah belajar lagi. nanti ndak jadi ulangan, guru pada rapat sama nanti pulang cepat" ucap Raka
Putra langsung berdiri dan memegang pundak Raka "beneran Rak"
"Yep, nanti tak umumkan ke teman teman pas udah masuk istirahat" ucap Raka
"Yes, gak jadi ulangan" ucap Putra kegirangan
"Beruntung kamu put" ucap Dias
putra terlihat sangat senang dan lega setelah itu, tapi tetap saja ia sadar bahwa menunda nunda belajar bukanlah ide yang baik