Penulis: Maulana Duta Firmansyah

Belajar Mengayuh Sepeda


Di usia tujuh tahun, aku belajar mengayuh sepeda untuk pertama kalinya. Awalnya, ayah menopang bagian belakang sepeda agar aku tidak jatuh. Aku mengayuh perlahan, penuh takut, tapi juga penuh semangat membuncah dalam dada kecilku.

 

Suatu hari ayah melepas pegangannya tanpa memberi tahu, membuatku berjalan cukup jauh sebelum menyadari aku mengendarai sepeda sendiri. Saat sadar, aku panik dan akhirnya jatuh ke semak-semak, tubuhku lecet, namun ayah tertawa bangga dan mengangkatku sambil berkata aku sudah hebat.

 

Sekarang, setiap kali melihat anak belajar sepeda, kenangan itu kembali hadir. Aku tersenyum mengenang betapa bangganya aku waktu itu, bukan karena bisa mengayuh, tapi karena merasa dipercaya. Sebuah pelajaran kecil tentang keberanian dan kepercayaan diri.