Penulis: Shafa Zharotussita

Bab:5-Kenangan Manis


Di halaman belakang rumah, Ayesha sedang menyiram tanaman milik bundanya. Angin sore terasa lembut. Tidak jauh, temannya yang seumuran,Trian, sedang memperbaiki sepeda di depan rumahnya. Mereka sering saling melihat, tapi jarang berbicara. Suatu hari, ban sepeda Ayesha kempes, dan ia bingung memperbaikinya. Melihat itu, Trian mendekat dengan senyum kecil.

 

"Aku bantu, ya?" katanya sederhana.

Ayesha mengangguk gugup, "I-iya, makasih…"

 

Saat Trian memperbaiki ban sepeda, Ayesha duduk di samping.

 

"Kamu suka tanaman, ya?" tanya Trian sambil tetap fokus.

 

Ayesha pelan.

 

Trian tersenyum, "Bagus itu. Aku suka lihat orang yang merawat sesuatu dengan sabar."

 

Ayesha terdiam sejenak, lalu berkata lirih, "Aku… nggak nyangka kamu perhatian begitu."

 

Trian hanya tertawa ringan, "Kadang kamu cuma belum menyadarinya."

 

Sore itu, ketika sepeda sudah selesai diperbaiki, Ayesha mendorongnya masuk ke halaman.

 

"Trian…" panggilnya pelan.

"Ya?"

"Terima kasih. Hari ini… bakal aku ingat."

Trian tersenyum pelan, tidak berlebihan, hanya hangat. 

"Aku juga. Semoga kita bisa ngobrol lagi lain waktu"

 

 Tanpa perlu kata-kata besar, Ayesha tahu kadang kenangan manis tercipta dari momen kecil yang sederhana, bersama seseorang yang diam-diam berarti.