Cover Titik Balik
Titik Balik
M
Miftakhul Qulubi

Titik Balik

Begitu mendengar tentang Kurikulum Merdeka awal 2022 lalu saya merasa mungkin ini awal baik titik balik dunia pendidikan kita. Walau mungkin pada praktiknya tidak sempurna, paling tidak rancangannya menawarkan konsep pendidikan yang punya daya tawar tinggi terhadap para peserta didik, para pendidik, dan masyarakat.

Dalam Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengeluarkan kebijakan penghapusan tes calistung sebagai syarat masuk SD. Kebijakan tersebut membuat guru TK menjadi lebih rileks dalam mengajar karena tidak dibebani "pekerjaan berat" mengajari calistung anak usia dini, yang memang belum waktunya.

Fokus guru TK tidak lagi menggenjot kemampuan calistung murid-muridnya sebagai persiapan masuk SD. Tetapi guru bisa lebih fokus mengembangkan aspek tumbuh kembang yang lain yakni nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni. Dengan media permainan yang tepat, guru juga diharapkan mampu memahami kepribadian dan karakteristik tiap peserta didiknya sehingga mampu merumuskan pendekatan yang tepat.

Dengan ditiadakannya pelajaran calistung pada Pendidikan Anak Usia Dini, anak-anak jadi lebih punya banyak waktu untuk bermain di sekolah. Ketika di rumah anak-anak menceritakan betapa serunya kegiatan di sekolah, dan selalu tidak sabar untuk kembali bersekolah esok harinya adalah sebuah tolok ukur bahwa guru sudah mampu menghidupkan suasana belajar. Mungkin anak-anak akan pulang dengan pakaian kotor. Sesekali basah. Sesekali terkena lumpur. Tapi itu membuktikan bahwa mereka benar-benar belajar dan berekspresi.

Kegembiraan di sekolah menciptakan bonding yang kuat antara anak-anak dan sekolah. Dengan bonding itu, diharapkan sekolah, melalui guru, mampu memasukkan pemahaman-pemahaman baik untuk pembentukan karakter anak. Dan untuk anak-anak yang bermasalah, diharapkan guru dapat memberikan solusi nyata untuk mengatasinya. Solusi-solusi tersebut tentunya dapat diterima oleh anak jika relasi antara anak dan guru baik.

Dilihat 9 kali