Cover Gajah yang ingin terbang
Gajah yang ingin terbang
A
Amelia Maulida Adianingrum

Di sebuah padang rumput yang hijau dan cerah, hiduplah seekor anak gajah bernama Gara. Gara berbeda dari teman-temannya. Ia tidak terlalu suka bermain lumpur atau makan rumput sebanyak-banyaknya. Gara punya impian besar: ia ingin terbang seperti burung!

Setiap hari, Gara melihat burung-burung beterbangan di langit. Ia sangat iri dan bertanya-tanya bagaimana rasanya bisa melayang bebas di udara. "Andai saja aku punya sayap," gumam Gara suatu hari sambil menatap langit.

Gara mulai mencoba berbagai cara untuk bisa terbang. Ia melompat-lompat dari gundukan tanah, berharap bisa terbang walau hanya sebentar. Ia bahkan mencoba mengepakkan telinganya yang besar, tapi tetap saja tidak berhasil. Teman-temannya menertawakan Gara, tapi ia tidak peduli. Ia tetap bertekad untuk mewujudkan impiannya.

Suatu hari, Gara bertemu dengan Kura-kura yang bijaksana. Kura-kura sudah tua dan tahu banyak hal. Gara menceritakan impiannya kepada Kura-kura. Kura-kura mendengarkan dengan seksama, lalu tersenyum.

"Gara," kata Kura-kura, "terbang itu tidak harus selalu dengan sayap. Terbang bisa berarti mencapai impianmu, melakukan hal-hal yang membuatmu bahagia. Mungkin kamu tidak bisa terbang seperti burung, tapi kamu bisa melakukan hal-hal hebat lainnya."

Gara terdiam sejenak. Ia mulai berpikir tentang apa yang dikatakan Kura-kura. Ia menyadari bahwa Kura-kura benar. Terbang tidak harus selalu berarti melayang di udara.

Gara kemudian memutuskan untuk menggunakan kekuatannya untuk membantu teman-temannya. Ia membantu mengangkat batang pohon yang tumbang, ia membantu menyeberangkan teman-temannya di sungai, dan ia selalu ada untuk menghibur teman-temannya yang sedih.

Gara memang tidak bisa terbang seperti burung, tapi ia merasa bahagia karena bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain. Ia merasa seperti terbang, bukan di langit, tapi di dalam hatinya.

Dilihat 31 kali