JANJI YANG TERLUPA
Sore itu naura melihat jam dengan wajah murung, dia kecewa karena dia sudah menunggu dua jam lebih untuk pergi jalan-jalan ke mall dengan azea.
"Aduh sudah jam segini azea kok belum menjemput aku sih masa lupa dengan janji dia, katanya dia mengajak aku ke mall mana ko ngak jemput-jemput aku sihh"
Ucapnya naura dengan nada marah dan kecewa kepada azea. dia menatap ponselnya dan menunggu chat masuk dari azea, tetapi tidak ada notif satu pun dari azea.
Keesokan harinya di sekolah, Azea datang menghampiri Naura sambil tersenyum canggung.
“Heii Nauraa, maaf banget ya! Aku kemarin lupa karena ada saudaraku datang dan aku bantu Mama nyiapin makanan. Handphone-ku ketinggalan di kamar,”
Jawab Azea.
Naura menatapnya dengan kecewa, lalu berkata,
“Kamu tuh harusnya kabari aku, Zea. Aku nunggu dua jam, loh!”
Azea menunduk
“Iya, aku janji nggak bakal ngulangin lagi. Maaf banget ya, Ra.”
Naura menarik napas panjang lalu tersenyum tipis.
“Yaudah, aku maafin, tapi jangan cuma ngomong doang, ya. Buktiin.”
Azea tersenyum lega
“Siap, mulai sekarang aku bakal bener-bener nepatin janji aku.”
Mereka pun tertawa kecil bersama, menandai perdamaian di antara mereka. Persahabatan yang sempat renggang kini kembali hangat dan penuh pengertian.
Tamat.